Tampilkan postingan dengan label optik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label optik. Tampilkan semua postingan
Contoh Soal Pembiasan Cahaya dan Pembahasannya

Contoh Soal Pembiasan Cahaya dan Pembahasannya

Berikut di bawah ini adalah kumpulan soal pembiasan cahaya dan pembahasanya yang bisa dipelajari sebagai bahan belajar atau memperdalam materi. Pada kumpulan soal di bawah ini akan banyak digunakan hukum Snellius pada peristiwa pembiasan.

Hukum Snellius

n1 sin i = n2 sin r

n1 = indeks bias medium pertama
n2 = indeks bias medium kedua
i = sudut sinar datang
r = sudut bias

Kemudian sebagai konsekuensi dari definisi indeks bias yang merupakan perbandingan antara laju cahaya di dalam vakum dan laju cahaya di dalam medium, kemudian besar frekuensi cahaya di medium apapun besarnya tetap , maka hukum Snellius bisa dikembangkan menjadi


$\frac{{{n}_{2}}}{{{n}_{1}}}=\frac{\sin i}{\sin r}=\frac{{{v}_{1}}}{{{v}_{2}}}=\frac{{{\lambda }_{1}}}{{{\lambda }_{2}}}$

Persamaan ini juga akan banyak dipakai untuk menjawab soal-soal tentang pembiasan cahaya



Contoh-contoh Soal Pembiasan Cahaya

1. Cahaya dalam medium udara memiliki besar kecepatan 3 x 108 m/s indeks bias udara adalah  1. Cahaya tersebut diarahkan ke dalam air dari udara dengan sudut datang 600 Besar indeks bias air 4/3. Tentukan :

a. Besar kecepatan cahaya dalam air;
b. Besar sudut bias dalam air;
c. Besar panjang gelombang dalam air, jika diketahui panjang gelombang di udara 5 x 10-7 m !


Jawab


a. Menentukan kecepatan cahaya dalam air


$\frac{{{v}_{2}}}{{{v}_{1}}}=\frac{{{n}_{2}}}{{{n}_{1}}}$

${{v}_{2}}=\frac{{{n}_{1}}}{{{n}_{2}}}{{v}_{1}}=\frac{1}{\frac{4}{3}}3\times {{10}^{8}}$

${{v}_{2}}=\frac{9}{4}\times {{10}^{8}}$

${{v}_{2}}=2,25\times {{10}^{8}}\text{ m/s}$


b. Menentukan besar sudut bias dalam air


$\frac{\sin r}{\sin i}=\frac{{{n}_{1}}}{{{n}_{2}}}$

$\sin r=\frac{1}{\frac{4}{3}}\sin 60=\frac{3}{4}\frac{1}{2}\sqrt{3}$

$\sin r=\frac{3}{8}\sqrt{3}$

besar sudut bias r = 40,50



c. Menentukan besar panjang gelombang cahaya dalam air


$\frac{{{\lambda }_{2}}}{{{\lambda }_{1}}}=\frac{{{n}_{1}}}{{{n}_{2}}}$

${{\lambda }_{2}}=\frac{{{n}_{1}}}{{{n}_{2}}}{{\lambda }_{1}}=\frac{3}{4}\times {{10}^{-7}}$

${{\lambda }_{2}}=3,75\times {{10}^{-7}}\text{ m}$




2. Berkas cahaya yang berasal dari air dipancarkan ke udara dengan sudut datang tertentu. Tentukan :

a. Besar sudut kritis;
b. Besar sudut bias jika sudut datang 300;
c. Besar sudut bias jika sudut datang 600 !


Jawab

a. Menentukan besar sudut kritis

Sebelum menghitung besar sudut kritis kita akan bahas dulu apa yang dimaksud dengan sudut kritis. Pada peristiwa pembiasan bisa dipastikan jika cahaya berasal dari medium renggang masuk ke medium yang lebih padat maka akan terjadi pembiasan. Lain halnya apabila berkas cahaya berasal dari medium rapat masuk menuju medium renggang akan terdapat istilah sudut kritis yang merupakan sudut batas jika besar sudut datang cahaya berasal dari medium rapat ke medium renggang sudut datangnya lebih kecil dari sudut kritis maka akan terjadi peristiwa pembiasan sudut bias bisa ditentukan dengan hukum Snellius, tetapi apabila sudut datang lebih besar dari sudut kritis akan terjadi peristiwa pemantulan cahaya dari medium rapat akan memantul kembali ke medium rapat.


Rumus sudut kritis $\sin {{i}_{K}}=\frac{{{n}_{renggang}}}{{{n}_{rapat}}}$

$\sin {{i}_{K}}=\frac{1}{\frac{4}{3}}=\frac{3}{4}$

${{i}_{k}}={{\sin }^{-1}}\left( \frac{3}{4} \right)={{48,6}^{0}}$


Besar sudut kritisnya 48,60 sudut ini merupakan batas jika sudut datang lebih kecil dari sudut kritis maka akan terjadi pembiasan tetapi jika sudut datang lebih besar dari sudut kritis maka akan terjadi pemantulan.


b. Menentukan besar sudut bias jika sudut datang 300


$\frac{\sin {{r}_{2}}}{\sin {{r}_{1}}}=\frac{{{n}_{1}}}{{{n}_{2}}}$

$\sin {{r}_{2}}=\frac{{{n}_{1}}}{{{n}_{2}}}\sin {{30}^{0}}$

$\sin {{r}_{2}}=\frac{(4/3)}{1}\sin {{30}^{0}}$

$\sin {{r}_{2}}=\frac{4}{3}\frac{1}{2}=\frac{2}{3}$

${{r}_{2}}={{\sin }^{-1}}\left( \frac{2}{3} \right)={{41,8}^{0}}$


Besar sudut bias 41,80



c. Mementikan besar sudut bias jika sudut datang 600

sudut datang 600 telah melebihi sudut kritis. Jika sinar yang berasal dari air ke udara dengan sudut datang 600 peristiwa pembiasan tidak akan terjadi berkas sinar dari air akan kembali dipantulkan ke air ketika mencapai bidang batas antara air dan udara.




3. Seorang pemancing ikan sedang berada di atas perahu, tepat berada di bawahnya dia melihat ikan yang terlihat oleh seorang pemancing berada sekitar 2 meter di bawah permukaan air. Jarak keberadaan ikan di ukur dari permukaan air sebenarnya adalah ?


Jawab

Peristiwa ini disebut dengan peristiwa kedalaman semu yaitu, sebagai contoh kita akan melihat dasar permukaan sebuah kolam akan terlihat lebih dangkal dengan keadaan sebenarnya. Untuk menjawab soal ini kita bisa gunakan rumus kedalaman semu seperti tertulis di bawah ini dengan kejadian khusus seorang pengamat melihat objek secara tegak lurus terhadap permukaan medium.

$\frac{{{h}^{'}}}{h}=\frac{{{n}_{2}}}{{{n}_{1}}}$

n1 = indeks bias tempat benda berada
h' = kedalaman semu
h = kedalaman sebenarnya

Kita bisa hitung seperti tertulis pada persamaan di bawah ini

$h=\frac{{{n}_{1}}}{{{n}_{2}}}{{h}^{'}}=\frac{(4/3)}{1}2=2,67\text{ m}$

Jadi jarak sebenarnya ikan diukur dari permukaan air adalah h = 2,67 m





Contoh Soal Cermin Cekung dan Cermin Cembung dengan Pembahasannya

Contoh Soal Cermin Cekung dan Cermin Cembung dengan Pembahasannya

Contoh Soal Cermin Cekung dan Cermin Cembung dengan Pembahasannya

Contoh- contoh soal di bawah ini penulisan persamaan matematiknya di tulis dengan bahasa matematika khusus, akan terbaca dalam mobile version. Persamaan matematikanya akan terbaca dalam web version.


1. Sebuah cermin cekung memiliki jari-jari kelengkungan cermin 20 cm. Tentukan :

a. Fokus cermin cekung;
b. Letak bayangan, perbesaran, dan sifat bayangan untuk benda yang berada pada jarak 5 cm di depan cermin;
c. Letak bayangan, perbesaran, dan sifat bayangan untuk benda yang berada pada jarak 10 cm di depan cermin;
d. Letak bayangan, perbesaran, dan sifat bayangan untuk benda yang berada pada jarak 15 cm di depan cermin;
e. Letak bayangan, perbesaran, dan sifat bayangan untuk benda yang berada pada jarak 20 cm di depan cermin;
f. Letak bayangan, perbesaran, dan sifat bayangan untuk benda yang berada pada jarak 30 cm di depan cermin !


Jawab

Soal nomor satu ini merupakan soal dasar pada cermin cekung. sebagai bahan belajar bagi siswa supaya bisa memahami beberapa macam kemungkinan pertanyaan yang ditanyakan pada soal cermin cekung, sehingga ketika sudah memahami soal dasar ini, diharapkan nanti bisa menjawab berbagai macam soal mengenai cermin cekung.

a. Menentukan besar fokus cermin

Fokus cermin cekung terletak di setengah jari-jari kelengkunngan cermin, secara matematik bisa dituliskan sebagai berikut

$f=\frac{1}{2}R=\frac{1}{2}20=10\text{ cm}$




b. Menentukan letak bayangan, perbesaran, dan sifat bayangan untuk benda yang berada pada jarak 5 cm di depan cermin

$\frac{1}{f}=\frac{1}{s}+\frac{1}{{{s}^{'}}}$

$\frac{1}{10}=\frac{1}{5}+\frac{1}{{{s}^{'}}}$

$\frac{1}{{{s}^{'}}}=\frac{1}{10}-\frac{1}{5}$

$\frac{1}{{{s}^{'}}}=\frac{1}{10}-\frac{2}{10}$

${{s}^{'}}=-10\text{ cm}$

Perbesaran bayangan bisa kita gunakan rumus di bawah ini

$M=\frac{{{s}^{'}}}{s}=\frac{-10}{5}=2\text{ kali}$

Menentukan sifat bayangan bisa dilihat dari hasil perhitungan jarak bayangan pada cermin. Jika jarak bayangan ke cermin negatif, maka sifat bayangan adalah maya dan pasti tegak, tidak ada bayangan maya terbalik. Perbesaran bayangan bisa dilihat dari hasil perhitungan M. Jika M lebih besar dari satu, maka bayangan diperbesar.

Sifat bayangan untuk soal nomor satu bagian a adalah Maya tegak diperbesar


c. Menentukan letak bayangan, perbesaran, dan sifat bayangan untuk benda yang berada pada jarak 10 cm di depan cermin

$\frac{1}{f}=\frac{1}{s}+\frac{1}{{{s}^{'}}}$

$\frac{1}{10}=\frac{1}{10}+\frac{1}{{{s}^{'}}}$

$\frac{1}{{{s}^{'}}}=\frac{1}{10}-\frac{1}{10}$

$\frac{1}{{{s}^{'}}}=0$

${{s}^{'}}=\infty $

Sifat bayangan tidak bisa ditentukan karena posisi bayangan terletak di tak berhingga


d. Menentukan letak bayangan, perbesaran, dan sifat bayangan untuk benda yang berada pada jarak 15 cm di depan cermin

$\frac{1}{f}=\frac{1}{s}+\frac{1}{{{s}^{'}}}$

$\frac{1}{10}=\frac{1}{15}+\frac{1}{{{s}^{'}}}$

$\frac{1}{{{s}^{'}}}=\frac{1}{10}-\frac{1}{15}$

$\frac{1}{{{s}^{'}}}=\frac{3}{30}-\frac{2}{30}$

${{s}^{'}}=30\text{ cm}$

Perbesaran bayangan

$M=\frac{{{s}^{'}}}{s}=\frac{30}{5}=3\text{ kali}$

Sifat bayangan nyata terbalik diperbesar.



e. Menentukan letak bayangan, perbesaran, dan sifat bayangan untuk benda yang berada pada jarak 20 cm di depan cermin

$\frac{1}{f}=\frac{1}{s}+\frac{1}{{{s}^{'}}}$

$\frac{1}{10}=\frac{1}{20}+\frac{1}{{{s}^{'}}}$

$\frac{1}{{{s}^{'}}}=\frac{1}{10}-\frac{1}{20}$

$\frac{1}{{{s}^{'}}}=\frac{2}{20}-\frac{1}{20}$

${{s}^{'}}=20\text{ cm}$

Perbesaran bayangan

$M=\frac{{{s}^{'}}}{s}=\frac{20}{20}=1\text{ kali}$

Sifat bayangan nyata terbalik sama besar.



f.  Menentukan letak bayangan, perbesaran, dan sifat bayangan untuk benda yang berada pada jarak 20 cm di depan cermin.

$\frac{1}{f}=\frac{1}{s}+\frac{1}{{{s}^{'}}}$

$\frac{1}{10}=\frac{1}{30}+\frac{1}{{{s}^{'}}}$

$\frac{1}{{{s}^{'}}}=\frac{1}{10}-\frac{1}{30}$

$\frac{1}{{{s}^{'}}}=\frac{3}{30}-\frac{1}{30}$

${{s}^{'}}=15\text{ cm}$

Perbesaran bayangan

$M=\frac{{{s}^{'}}}{s}=\frac{15}{30}=\frac{1}{2}\text{ kali}$

Sifat bayangan nyata terbalik diperkecil.


2. Sebuah cermin cembung memiliki jari-jari kelengkungan cermin 30 cm. Letak bayangan, perbesaran, dan sifat bayangan benda, jika benda diletakan pada jarak 15 cm di depan cermin adalah ?

Jawab

Kita harus tentukan besar fokus cermin cembung ini. Fokus cermin adalah setengah jari-jari kelengkungan cermin, maka fokus cermin cembung soal ini adalah 15 cm. Selanjutnya untuk menentukan posisi bayangan dari cermin kita gunakan rumus

$\frac{1}{f}=\frac{1}{s}+\frac{1}{{{s}^{'}}}$

Cermin cembung fokus cerminnya adalah negatif, maka dalam perhitungan nilai negatif itu harus diikutsertakan

$-\frac{1}{15}=\frac{1}{15}+\frac{1}{{{s}^{'}}}$

$\frac{1}{{{s}^{'}}}=-\frac{1}{15}-\frac{1}{15}$

$\frac{1}{{{s}^{'}}}=-\frac{2}{15}$

${{s}^{'}}=-7,5\text{ cm}$

Perbesaran bayangan

$M=\frac{{{s}^{'}}}{s}=\frac{7,5}{15}=\frac{1}{2}\text{ kali}$

Sifat bayangan untuk cermin cembung, untuk benda yang terletak pada jarak berapapun di depan cermin cembung pasti Maya tegak diperkecil.



3. Sebuah cermin cekung memiliki besar fokus  15 cm menghasilkan bayangan maya dengan perbesaran 3 kali. Tentukan :

a.Letak benda dari cermin;
b.Letak bayangan dari cermin !


Jawab

a. Menentukan letak benda dari cermin

$M=\frac{{{s}^{'}}}{s}$

Bayangan maya memiliki besar s' negatif, maka bisa dikatakan perbesaranya bernilai negatif

$-3=\frac{{{s}^{'}}}{s}$

Kita bisa dapatkan persamaan jarak bayangan s' terhadap jarak benda s

${{s}^{'}}=-3s$

Kemudian kita bisa subtitusikan persamaan di atas ke dalam persamaan di bawah ini

$\frac{1}{f}=\frac{1}{s}+\frac{1}{{{s}^{'}}}$

$\frac{1}{15}=\frac{1}{s}-\frac{1}{3s}$

$\frac{1}{15}=\frac{3-1}{3s}$

$\frac{1}{15}=\frac{2}{3s}$

Besar letak benda dari cermin adalah

$s=10\text{ cm}$


b. Menentukan letak bayangan dari termin

${{s}^{'}}=-3s=3\times 10=-30\text{ cm}$




4. Sebuah cermin cekung memiliki besar fokus  15 cm menghasilkan bayangan nyata dengan perbesaran 3 kali. Tentukan :

a. Letak benda dari cermin;
b. Letak bayangan dari cermin !

Jawab

a. Menentukan letak benda dari cermin

Pertama tama kita gunakan rumus perbesaran seperti yang tertulis di bawah ini

$M=\frac{{{s}^{'}}}{s}$

Soal menyebutkan bahwa perbesaran bayangan adalah bayangan nyata, maka besar jarak bayangan pada cermin s' adalah positif

$3=\frac{{{s}^{'}}}{s}$

${{s}^{'}}=3s$

Persamaan di atas bisa kita subtitusikan pada persamaan di bawah ini

$\frac{1}{f}=\frac{1}{s}+\frac{1}{{{s}^{'}}}$

$\frac{1}{15}=\frac{1}{s}+\frac{1}{3s}$

$\frac{1}{15}=\frac{3+1}{3s}$

$\frac{1}{15}=\frac{4}{3s}$

Jarak benda dari cermin adalah
$s=20\text{ cm}$


b. Menentukan letak bayangan dari cermin

${{s}^{'}}=3s=3\times 20=60\text{ cm}$





Contoh Soal Teropong atau Teleskop dan Pembahasannya

Contoh Soal Teropong atau Teleskop dan Pembahasannya

Contoh Soal Teropong atau Teleskop dan Pembahasannya

Contoh-contoh soal di bawah ini penulisan persamaan matematiknya dibuat dalam bentuk bahasa matematika yang khusus. Jika anda membukanya dalam bentuk mobile Version, Persamaan matematikanya tidak akan terbaca. Anda bisa membaca persamaan matematiknya dalam bentuk web version.

Sebelum membahas tulisan yang berisi soal dan pembahasannya, berikut ini saya tuliskan rangkuman rumus-rumus teropong yang akan bermaanfaat ketika anda belajar atau ketika mencoba latihan soal teropong


Rangkuman Rumus Teropong Bintang

Rumus umum perbesaran pada teropong yang terdiri dari dua lensa cembung $\gamma =\frac{{{f}_{ob}}}{{{s}_{ok}}}$
Rumus umum panjang teropong $d={{f}_{ob}}+{{s}_{ok}}$

Keadaan Mata Berakomodasi Minimum

Perbesaran $\gamma =\frac{{{f}_{ob}}}{{{f}_{ok}}}$

Panjang Teropong $d={{f}_{ob}}+{{f}_{ok}}$


Keadaan Mata Berakomodasi Maksimum

Perbesaran $\gamma =\frac{{{f}_{ob}}}{{{f}_{ok}}}+\frac{{{f}_{ob}}}{pp}$

Panjang Teropong  $d={{f}_{ob}}+{{s}_{ok}}$


Berikut Adalah Contoh Soal Teropong atau Teleskop dan Pembahasanya

1. Sebuah teropong bintang yang terdiri dari dua buah lensa cembung. Diketahui lensa objektif memiliki fokus 20 cm dan lensa okuler memiliki fokus 5 cm. Teropong bintang dipakai oleh pengamat bermata normal dengan titik dekat 25 cm. Tentukan :

a. Perbesaran pada keadaan mata tanpa akomodasi;
b. Panjang teropong pada keadaan mata tanpa akomodasi;
c. Perbesaran pada keadaan akomodasi maksimum;
d. Panjang teropong pada keadaan akomodasi minimum !




Jawab

a. Menentukan perbesaran pada keadaan mata tanpa akomodasi

$\gamma =\frac{{{f}_{ob}}}{{{f}_{ok}}}$

$\gamma =\frac{20}{5}$

Nilai perbesaran pada keaadaan tanpa akomodasi adalah

$\gamma =4\text{ kali}$



b. Menentukan panjang teropong pada keadaan mata tanpa akomodasi

$d={{f}_{ob}}+{{f}_{ok}}$

$d=20+5$

Besar panjang teropong pada keaadaan mata tanpa akomodasi adalah

d = 25 cm



c. Menentukan perbesaran pada keadaan akomodasi maksimum

$\gamma =\frac{{{f}_{ob}}}{{{f}_{ok}}}+\frac{{{f}_{ob}}}{pp}$

$\gamma =\frac{20}{5}+\frac{20}{25}$

$\gamma =4+\frac{4}{5}$

Nilai perbesaran pada keaadaan akomodasi maksimum adalah

$\gamma =4,8\text{ kali}$



d. Menentukan Panjang teropong pada keadaan akomodasi minimum

Untuk menentukan panjang teropong kita harus menentukan dulu ${{s}_{ok}}$ yang merupakan letak bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif terhadap lensa okuler, perhitunganya sebagai berikut

$\frac{1}{{{f}_{ok}}}=\frac{1}{{{s}_{ok}}}+\frac{1}{s_{ok}^{'}}$

${{s}_{ok}}=\frac{s_{ok}^{'}\times {{f}_{ok}}}{s_{ok}^{'}-{{f}_{ok}}}$

Nilai titik dekat mata normal adalah pp = - 25 cm tanda negatif menunjukan bahwa bayangan akhir yang dibentuk oleh lensa okuler adalah bayangan maya

${{s}_{ok}}=\frac{-25\times 5}{-25-5}$

${{s}_{ok}}=\frac{125}{30}$ 

${{s}_{ok}}=4,17\text{ cm}$


Seterlah menentukan nilai ${{s}_{ok}}$ kita bisa menentukan besar panjang teropong dalam keadaan akomodasi maksimum sebagai berikut

$d={{f}_{ob}}+{{s}_{ok}}$

d = 20 + 4,17

Besar panjang teropong pada keadaan akomodasi minimum

d = 24,17 cm

2. Sebuah teropong bintang dengan besar fokus lensa okuler 5cm, saat panjangnya 50 cm menghasilkan perbesaran pada kondisi akomodasi maksimum  dan dipakai oleh pengamat bermata normal pp = 25 cm. Tentukan ;

a. Besar fokus lensa objektif;
b. Perbesaran yang dihasilkan oleh teropong !

Jawab

a. Menentukan besar fokus lensa objektif

Untuk menentukan besar fokus lensa objektik teropong kita harus menentukan dulu ${{s}_{ok}}$ yang merupakan letak bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif terhadap lensa okuler, perhitunganya sebagai berikut

$\frac{1}{{{f}_{ok}}}=\frac{1}{{{s}_{ok}}}+\frac{1}{s_{ok}^{'}}$

${{s}_{ok}}=\frac{s_{ok}^{'}\times {{f}_{ok}}}{s_{ok}^{'}-{{f}_{ok}}}$

Nilai titik dekat mata normal adalah pp = - 25 cm tanda negatif menunjukan bahwa bayangan akhir yang dibentuk oleh lensa okuler adalah bayangan maya

${{s}_{ok}}=\frac{-25\times 5}{-25-5}$

${{s}_{ok}}=\frac{125}{30}$ 

${{s}_{ok}}=4,17\text{ cm}$


Seterlah menentukan nilai ${{s}_{ok}}$ kita bisa menentukan besar fokus lensa objektif teropong dalam keadaan akomodasi maksimum sebagai berikut

$d={{f}_{ob}}+{{s}_{ok}}$

$50={{f}_{ob}}+4,17$ 

Besar fokus lensa objektifnya adalah

${{f}_{ob}}=45,83\text{ cm}$ 



b. Menentukan perbesaran yang dihasilkan oleh teropong

$\gamma =\frac{{{f}_{ob}}}{{{f}_{ok}}}+\frac{{{f}_{ob}}}{pp}$

$\gamma =\frac{45,83}{5}+\frac{45,83}{25}$ 

Nilai perbesaranya adalah

$\gamma =10,99\text{ kali}$ 

Hasil hitungan perbesaran oleh teropong adalah 10,99 kali, hasil ini bisa dibulatkan menjadi 11 kali

$\gamma \approx 11\text{ kali}$ 




3. Sebuah teropong bintang memiliki besar fokus okuler 5 cm. Pada saat panjang teropong 60 cm perbesaran berada dalam kondisi tanpa akomodasi atau akomodasi minimum. Pengamat bermata normal dengan titik dekat pp = 25 cm. tentukan :

a. Besar fokus lensa objektif;
b. Perbesaran oleh teropong !

Jawab

a. Menentukan besar fokus lensa objektif

Kita gunakan rumus panjang teropong untuk menentukan besar fokus lensa objektif seperti tertulis di bawah ini

$d={{f}_{ob}}+{{f}_{ok}}$

$60={{f}_{ob}}+5$

Besar fokus objektifnya adalah

${{f}_{ob}}=55\text{ cm}$


b. Menentukan perbesaran oleh teropong

Kita gunakan rumus perbesaran oleh teropong pada saat tanpa akomodasi

$\gamma =\frac{{{f}_{ob}}}{{{f}_{ok}}}$

$\gamma =\frac{55}{5}$

Besar perbesaranya adalah

$\gamma =11\text{ kali}$



4. Sebuah teropong bumi memiliki 3 buah lensa, lensa objektif dengan besar fokus 50 cm, lensa pembalik dengan besar fokus 2 cm, lensa okuler dengan besar fokus 10 cm. Pengamat bermata normal dengan titik dekat pp = 25 cm mengamati sebuah objek yang jauh dalam keadaan tanpa akomodasi. Tentukan :

a. Panjang teropong bumi;
b. Perbesaran oleh teropong !

Jawab 

a. Menentukan panjang teropong bumi

Panjang teropong bumi pada saat keadaan tanpa akomodasi bisa dihitung dengan rumus panjang teropong bumi seperti tertulis di bawah ini.

$d={{f}_{ob}}+4{{f}_{b}}+{{f}_{ok}}$

${{f}_{b}}=\text{ Lensa Pembalik}$

$d=50+8+10$

Besar Panjang teropong bumi pada soal ini adalah

d = 68 cm



b. Menentukan perbesaran oleh teropong bumi

$\gamma =\frac{{{f}_{ob}}}{{{f}_{ok}}}$

$\gamma =\frac{50}{10}$ 

Nilai perbesaranya adalah

$\gamma =5\text{ kali}$
Contoh Soal Mikroskop dan Pembahasan

Contoh Soal Mikroskop dan Pembahasan

Contoh Soal Mikroskop dan Pembahasanya


1. Sebuah mikroskop memiliki lensa objektif dan lensa okuler dengan besar fokus objektif 2 cm, besar fokus okuler 5 cm. Sebuah objek diletakan  dengan jarak 2,2 cm di depan lensa objektif dan diamati oleh pengamat yang memiliki titik dekat mata 25 cm. Tentukan :

a. Perbesaran dalam keadaan akomodasi maksimum;
b. Panjang mikroskop saat akomodasi maksimum;
c. Perbesaran dalam keadaan tidak berakomodasi;
d. Panjang mikroskop dalam keadaan tidak  berakomodasi !




Jawab

a. Menentukan perbesaran saat mata pengamat berada dalan keadaan berakomodasi maksimum

Mata dalam keadaan akomodasi maksimum artinya mata melihat bayangan akhir yang dibentuk oleh hasil pembiasan lensa objektif dan lensa okuler terletak pada jarak titik dekat mata pengamat yaitu 25 cm, karena menurut soal titik dekat pengamat adalah 25 cm.

Pertama kita harus menentukan terlebih dahulu letak bayangan yang dibentuk oleh lensa objektifdengan menggunakan rumus






 Letak bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif berjarak


Kemudian kita bisa gunakan rumus perbesaran pada mikroskop dengan mata dalam keadaan berakomodasi maksimum mengunakan rumus di bawah ini






Besar perbesarannya adalah




b. Menentukan panjang mikroskop dalam keadaan mata berakomodasi maksimum

Kita harus menghitung letak hasil bayangan yang di bentuk oleh lensa objektif terhadap lensa okulerdengan menggunakan rumus di bawah ini


Akomodasi maksimum artinya banyangan yang dibentuk oleh lensa okulerberjarak 25 cm dari lensa okuler dengan sifat bayangan maya sehingga bertanda negatif.







Kemudian bisa kita gunakan rumus panjang mikroskop, dan kita subtitusikan besaran yang sudah dihitung sebelumnyadan 



Panjang mikroskop dengan keadaan mata berakomodasi maksimum  pada soal ini adalah




c. Menentukan perbesaran saat mata tidak berakomodasi

Rumus perbesaran saat mata tidak berakomodasi adalah


Nilai telah di hitung pada pembahasan baian a yaitu 22 cm sehingga bisa kita langsung hitung



Besar perbesaran mikroskop saat mata tidak berakomodasi adalah




d. Menentukan besar panjang mikroskop saat mata tidak berakomodasi

Kita harus menghitung letak hasil bayangan yang di bentuk oleh lensa objektif terhadap lensa okulerdengan menggunakan rumus di bawah ini


Tanpa akomodasi artinya banyangan yang dibentuk oleh lensa okulerberjarak tak hingga dari lensa okuler




Kemudian bisa kita gunakan rumus panjang mikroskop, dan kita subtitusikan besaran yang sudah dihitung sebelumnya



Panjang mikroskop dalam keadaan mata tidak berakomodasi adalah




2. Sebuah mikroskop yang panjangnya 15 cm memiliki besar fokus lensa objektif 1 cm dan besar fokus lensa okuler 5 cm berada dalam keadaan tanpa akomodasi. Letak benda di depan lensa objektif dan perbesaranya adalah ?

Jawab

Kita harus menentukan dulu jarak bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif terhadap lensa okulerdengan menggunakan rumus seperti tertulis di bawah ini


Tanpa akomodasi artinya banyangan yang dibentuk oleh lensa okulerberjarak tak hingga dari lensa okuler




Besar jarak bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif terhadap lensa okuler adalah


Kemudian kita bisa menggunakan rumus panjang mikroskop



Kita bisa menentukan letak bayang yang dibentuk oleh lensa objektif terhadap lensa objektifadalah



Kemudian kita gunakan rumus di bawah ini untuk menentukan letak benda di depan lensa objektif






Letak benda di depan lensa objektif adalah



Menentukan perbesaran mikroskop dalam keaadaan tanpa akomodasi




Besar perbesaranya adalah




3. Sebuah mikroskop pada saat dalam keaadaan akomodasi maksimum memiliki perbesaran 120 kali. Besar fokus objektif 2 cm, dan besar fokus okuler 5 cm. Jarak benda di depan lensa objektif dan panjang mikroskop adalah ?

Jawab

pertama kita gunakan terlebih dahulu rumus perbesaran mikroskop dalam keadaan akomodasi maksimum





Dari sini bisa kita tentukan perbandingan posisi bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif terhadap posisi benda di depan lensa objektif.


Selanjutnya kita gunakan rumus




 Letak benda di depan lensa objektif adalah


Kemudian bisa kita tentukan letak bayangan terhadap lensa objektif adalah





Menentukan panjang mikroskop

Untuk menentukan panjang mikroskop kita harus menentukan posisi bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif terhadap lensa okuler dengan menggunakan rumus


Mikroskop berada dalam keadaan akomodasi maksimum sehingga nilai bayangan yang dihasilkan lensa okuler adalah - 25 cm tanda negatif untuk posisi ini karena sifat bayangan akhir adalah maya.






Kemudian kita bisa menentukan panjang mikroskop dengan rumus di bawah ini







4. Sebuah mikroskop terdiri dari lensa objektif dengan besar fokus lensa 1 cm dan lensa okuler denga besar fokus lensa 5 cm. Sebuah objek diletakan di depan lensa objektif berjarak 1,2 cm diamati menggunakan mikroskop oleh pengamat bertitik dekat 30 cm. Besar perbesaran pada keadaan mata berakomodasi maksimum adalah ?

Jawab

Kita harus menentukan dulu letak bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif








Kemudian bisa kita hitung dengan menggunakan rumus perbesaran  pada keaadaan mata berakomodasi maksimum


Titik dekat pengamat adalah 30 cm sehingga bisa kita subtitusikan ke dalam rumus di atas




Besar perbesaran pada saat keadaan akomodasi maksimum adalah