Tampilkan postingan dengan label Seni Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seni Budaya. Tampilkan semua postingan
Pengertian dan Membuat Aransemen

Pengertian dan Membuat Aransemen

Musik ialah bunyi. Mengaransir atau mengaransemen ialah suatu kegiatan musik yang di dalamnya membuat penataan bunyi yang meluputi melodi, harmoni dan ritme yang diharapkan akan menghasilkan sebuah karya musik yang artistik tanpa harus meninggalkan ciri khas musik tersebut.
Image result for aransemen lagu

1. Pengertian Aransemen

Asia merupakan belahan bumi yang memiliki karya musik yang unik. Apabila berbicara tentang musik berarti membahas tentang musik pentatonik negara bagian tersebut. Berbeda ketika menyinggung tentang Eropa dan Amerika,

kita langsung berkiblat tentang karakter musik diatonik. Sebelum kita membuat aransemen, yang harus dipahami ialah karakter pentatonik suatu bangsa. Sebenarnya, nada-nada Jepang yang digunakan hampir sama dengan tangga nada pentatonis laras slendro, yaitu do- re- mi -sol- la. Di Jepang dan Cina susunan nadanya ialah do- mi- fa- sol- si. Apabila kita usdah mengerti tentang karakter melodi dan tangga nada dapat mengaransir sebuah karya musik tanpa harus meninggalkan ciri khas karakter musik tersebut.

Aransemen ialah gubahan suatu lagu untuk kelompok paduan musik baik, musik instrumen maupun musik fokal. Aransemen sering disingkat Arr. Seorang arranger/penata musik dapat menggubah dengan gaya atau selera masing-masing. Aransemen vokal dapat dibawakan dalam bentuk duet, trio maupun paduan suara. Aransemen instrumental dapat dibawakan dalam bentuk duet, trio, ansambel maupun orkes.

Salah satu ilmu yang dipakai untuk mengaransemen ialah ilmu harmoni. Harmoni merupakan ilmu tentang keselarasan bunyi. Dengan menguasai ilmu harmoni, kalian akan dapat membuat paduan-paduan nada dengan baik. Seseorang arranger harus mengerti benar tentang rangkaian akor, balikan dan jembatan akor dalam perpindahan dari akor yang satu ke akor yang lain.

Sebuah lagu akan lebih menarik jika dalam penyajiannya menggunakan harmoni yang ditunjukkan dengan penerapan akor-akor. Penggunaan akor untuk mengiringi sebuah lagu terlebih dahulu harus memperhatikan tangga nada yang dipakai, melodi, frase lagu dan arah gerak akor. Arak gerak dalam sebuah lagu mengikuti melodinya. Putaran-putaran akor mengikuti satu patokan tertentu dan merupakan suatu arus yang selalu teratur.

Di dalam praktik musik yang mengiringi nyanyian dengan iringan alat musik harmonis selain secara teoretis kita harus sering melakukannya secara praktik langsung. Terutama pada inversi akor, karena dengan seringnya kita melatih akan semakin baik dan peka terhadap perpindahan dari akor yang satu ke akor yang lain.

Bagi yang terbiasa memainkan akor akan langsung menentukan trinada atay akor yang akan dipakai dengan feelingnya. Bagi pemula, dapat dilakukan dengan cara membaca partitur lagu yang tercantum akor-akornya.

2. Membuat Aransemen

Tujuan penataan berbagai sumber bunyi dalam membuat aransemen ialah untuk mencapai nilai artistik tanpa harus kehilangan karakter musiknya. Dalam membuat aransemen dituntut ketekunan, kepekaan dan latihan terus menerus. Seseorang arranger harus mengerti tentang ilmu melodi, harmoni, ritme dan karakter instrumen.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan di dalam membuat aransemen adalah sebagai berikut:

2.1. Menentukan Melodi Pokok

Melodi pokok ditentukan terlebih dahulu untuk mengetahui jenis aransemen yang akan digunakan. Aransemen dapat ditentukan dalam bentuk dua, tiga atau empat suara dengan memecah melodi yang sudah ada atau harmoni dari lagu tersebut.

2.2. Menentukan Akor

Tentukan akor-akor yang akan digunakan. Dengan mengetahui akor-akor yang akan digunakan dapat dibuat aransemen yang bervariasi.

2.3. Menentukan Irama/Ritme

Dalam tahap ini, seorang arranger dapat menentukan irama/ritme yang dikehendaki. Irama yang akan digunakan dapat mengubah ritem atau irama yang sudah digunakan. Misalnya lagu daerah diaransemen dalam bentuk keroncong, secara tidak langsung ritem yang digunakan akan berbeda dari sebelumnya.

2.4. Menentukan Instrumen yang Sesuai

Tentukan instrumen yang akan digunakan untuk memainkan jenis aransemen yang kalian buat. Kalian dapat memanfaatkan instrumen yang ada di sekolah kalian.

2.5. Mencoba Hasil Aransemen Sesuai Bentuknya

Sebuah aransemen yang baik ialah hasil perkembangan atau proses yang panjang. Salah satu cara untuk mengetahui hasil aransemen yang kalian buat ialah mencoba sesuai jenis aransemen yang kalian buat secara bersama-sama. Dengan cara ini, kalian akan mengetahui bagian-bagian yang kurang pas untuk memperbaikinya.
6 Jenis Lagu Nusantara di Indonesia

6 Jenis Lagu Nusantara di Indonesia

Hal terpenting di dalam musik adalah bunyi. Salah satu bagian dari musik adalah lagu. Lagu ialah hasil karya musik berupa rangkaian nada-nada dan syair yang disusun untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya.


6 Jenis Lagu Nusantara di Indonesia


Lagu Tradisional ialah lagu yang tumbuh dan berkembang di wilayah Nusantara. Berikut beberapa lagu Nusantara, antara lain sebagai berikut:

1. Lagu Daerah
Lagu daerah ialah lagu yang lahir dari budaya daerah setempat yang bersifat turun-menurun. Lagu daerah di Indonesia, yaitu lagu dari daerah tertentu atau wilayah tersebut. Bahasa dan dialek yang digunakan kadang-kadang sulit untuk diketahui maksud dan tujuannya. Bentuk, pola serta sususnan melodi sangat sederhana sehingga mudah untuk dikuasai oleh semua lapisan masyarakat setempat. Teknik ucapan atau artikulasi harus memperhatikan ketentuan vokalisasi.

Berikut ini contoh beberapa lagu daerah di Indonesia:
No
Lagu Daerah
Asal Daerah
1.
Bungong Jeumpa
Aceh
2.
Butet
Tapanuli
3.
Kambanglah Bungo
Sumatera Barat
4.
Iinjit-Injit Semut
Sumatera Selatan
5.
Pileu Leuyan
Jawa Barat
6.
Ondel-Ondel
Jakarta
7.
Cening Putri Ayu
Bali
8.
Anging Mamiri
Sulawasi Selatan
9.
Ayo Mama
Maluku
10.
Apuse
Papua
2. Lagu Anak-Anak
Lagu anak-anak kebanyakan bentuk lagunya sederhana dan kalimatnya tidak terlalu panjang. Temana sesuai dengan jiwa anak-anak yang masih polos. Bahasannya sederhana dan mudah dimengerti , tidak terlalu banyak menggunakan kiasan. Biasanya, tema lagu diambilkan dari lingkungan hidup mereka sehari-hari.

Ambitus anak-anak masih sangat terbatas. Oleh karena itu, lagu anak-anak tidak boleh menggunakan nada-nada yang terlalu tinggi. Jumlah nada yang digunakan untuk menyusun melodi tidak boleh melebihi 10 buah nada. Makin sedikit jumlah nada yang digunakan menyusun melodi akan menjadikan lagu anak-anak tersebut lebih berbobot.

Isi lagu anak-anak bersifat pedagogis atau mendidik ke arah yang positif. Misalnya menggunakan tema Tuhan, cinta tanah air, karakter binatang, sayang orang tua, lingkungan, serta contoh-contoh perbuatan atau tingkah laku yang baik.

Berikut ini contoh beberapa lagu anak-anak di Indonesia:
No
Lagu Anak-Anak
1.
Bintang Kecil
2.
Balonku
3.
Cicak
4.
Bangun Tidur
5.
Ambilkan Bulan Bu
6.
Main Ular-Ular
7.
Paman Datang
8.
Kupu-Kupu yang Lucu
3. Lagu Melayu
Lagu Melayu asli ialah Deli, Lagu Melayu asli masih menggunakan gendang tradisional Melayu yang memungkinkan membawa sentuhan dendang dan joget tradisional. Lagu daerah Melayu contoh Selayang Pandang, Lancang Kuning dan Seringgit Si Dua Kupang. Jembatan menuju Melayu po modern Indonesia merupakan pengembangan berbentuk musik orkestra. Pengembangan lebih jauh ke Melayu modern didirikan oleh Orkes Melayu Tarantula (Reynold Panggabean) dan Soneta Group (Rhoma Irama). Pada era sekarang, orkes Melayu lebih dikenal dengan istilah dangdut.

4. Lagu Keroncong
Ada yang berpendapat bahwa masik keroncong ialah peninggalah bangsa Portugis di Indonesia. Padahal, bukti autentik yang menunjukan bahwa irama keroncong milik bangsa Portugis sudah tidak ada bekasnya. Bahkan, bentuk instrumen musik keroncong sedikit pun tidak ditemukan di negara tersebut maupun daerah bekas jajahan Portugis di Timor Timur saat ini.

Beberapa musisi Indonesia mengatakan, bahwa irama keroncong sebenarnya menirukan bunyi perhiasan kaum wanita Indonesia. Kaum wanita Indonesia sangat menggemari gelang kaki dalam jumlah banyak. Hal ini untuk menunjukan kepada masyarakat luas bahwa si pemakai memiliki tingkatan sosial yang cukup tinggi. Ketika si pemakai bergerak, gelang-gelang keroncong tersebut selalu menimbulkan bunyi crong-crong. Oleh sebab itu, bunyi-bunyian tersebut kemudian disebut dengan irama keroncong.

Ciri-ciri khusus lagu atau musik keroncong adalah sebagai berikut:
  • Matra atau ukuran birama 4/4.
  • Kalimat lagu atau syair lagu terdiri atas tujuh kalimat. Setiap lagu terdiri atas 4 bar atau birama sehingga jumlah seluruhnya 28 bar atau birama.
  • Kalimat lagu ke-3 terdapat interlude secara instrumental sebanyak 2 bar sampai 4 bar.
  • Pada kalimat lagu ke-4 selalu mendapat iringan.
  • Alat musik ukulele memiliki bagian penting dan dalam karakter keroncong.
  • Untuk jenis lagu keroncong asli, jumlah instrumen sangat dibatasi jumlahnya, yaitu 7 macam, terdiri atas bas, cello, biola, seruling atau flute, gitar melodi, ukulele dan chak.
  • Penggunakan harmoni sangat terbatas dan kurang mendapat kebebasan untuk mengadakan improvisasi.
5. Lagu Seriosa
Pengertian Seriosasebenarnya hanyalah menyangkut teknik pengungkapan sebuah lagu secara serius atau sungguh-sungguh. Hal ini terlepas dari bentuk atau pola struktur lagu tersebut. Penyanyi Seriosa harus mampu mengungkapkan lagu secara serius menginterprestasikan atau menafsirkan maksud dan tujuandari tema lagu secara tepat atau setidaknya mampu mendekati kemampuan pencipta lagu tersebut. Selain itu, penyanyi Seriosa harus mampu lurut ke dalam lagu itu sendiri. Bahkan, seseorang penyanyi Seriosa harus mampu berbuat sebagai subjek dari lagu tersebut.

Teknik-teknik vokal penyanyi Seriosa harus sempurna atau dikuasai secara mapan. Improvisasi kalimat lagu dengan berbagai ornamentasi harus mampu mengembang secara baik. Teknik-teknik pernapasan, pembagian phrasing, artikulasi, penguasaan ambitus serta kepandaian memperpanjang register harus benar-benar dilakukan secara serius.

Di samping iyu, penyanyi Seriosa harus mempu membentuk vibrasi yang bagus. Perlu diperhatikan bahwa dalam menampilkan lagu Seriosa, tidak dibenarkan menampilkan cara-ara tertentu dengan gerak dan gaya yang berlebihan. Ekspesi yang harus ditampilkan adalah ekspresi wajar sehingga menyatu dengan lagu yang sedang diawakan.

Contoh lagu Seriosa, antara lain Wanita (Ismail Marzuki), MelatiSuci (Harry Singgih), Mekar Melati (C. Simanjuntak), Irama Desa (Iskandar), Persembahanku (Iskandar), Malam Kenangan (Saiful Bahri) dan Embun (GWR, Sinsu).

6. Lagu Populer
Pengertian lagu populer sebenarnya mengandung dua makna, yaitu sebagai berikut:
  • Lagu yang sedang disenangi oleh masyarakat pada saat tertentu atau kurun waktu terbatas. Lagu sedang populer dan terdengar setiap saat. Bahkan, orang akan merasa ketinggalan zaman apabila belum mengetahui lagu tersebut.
  • Jenis lagu yang disajikan kepada pendengarnya mengutamakan teknik penyajian dan kebebasan dalam menggunakan ritme maupun jenis instrumen. Bukan karena bentuk, pola susunan atau struktur lagu tersebut. Permainan ritme yang kuat ditunjukkan oleh pemusik-pemusik lagu populer dengan teknik-teknik permainan drum yang mengebu-ngebu serta teknik permainan gitar yang menegangkan. Ritme bersifat alamiah sehingga seseorang tidak dituntut harus berpendidikan tinggi untuk menikmati suatu ritme.
Lagu populer di Indonesia hampir sama dengan lagu populer di mancanegara. Lagu populer biasanya dimainkan dalam bentuk grup musik. Sekitar tahun 1970-an, muncul grup-grup masuik populer seperti, Koes Plus, Panbers dan Bimbo. Musik populer pada zaman itu biasanya berlatar bekakang hampir sama, yaitu tentang kehidupan manusia dari percintaan, kepedihan atau kegembiraan.

Referensi: dari Buku Terampil Bermusik SMP dan MTS - Penerbit Oleh Pusat Perbukuan
Pengertian Seni Menurut Para Ahli Lengkap

Pengertian Seni Menurut Para Ahli Lengkap

Dalam kehidupan biasa, kita sering mengatakan, "baik ... itu luar biasa! Keahlian yang benar-benar, ya!" misalnya, mengambil angsa jantan di pegunungan dengan jalan-jalan berliku, garis pantai dengan air yang tampak biru, kebun mekar hidup, lukisan pelukis terkenal, gaya tema yang sangat baik, seorang seniman yang resonansi suara dan perkembangan yang spesialis tari elegan. Di antara keindahan di atas, jika semuanya disebut seni?


Pengertian Seni Menurut Para Ahli Lengkap


Seni berasal dari kata sani  (bahasa Sansekerta), yang berarti cinta, persembahan dan administrasi. Kata ini hampir diidentifikasi dengan layanan keagaman disebut pengerjaan. Menyetujui Padmapuspita, kata berasal dari pengerjaan jin Belanda dalam bahasa Latin disebut virtuoso, yang berarti kapasitas dicabut lebar adat. Selama bertahun-tahun, banyak seni Pemahaman dikomunikasikan oleh beberapa pendapat menurut para ahli. Berikut digambarkan pemahaman seni, sesuai para ahli:

1. Everyman Encyklopedia
Pendapat Everyman Encyklopedia, seni ialah segala sesuatu yang orang lakukan, bukan pada dorongan kebutuhan penting mereka, melainkan mengingat fakta bahwa kehendak pemborosan, sukacita atau kebutuhan dunia lain.

2. Ensiklopedia Indonesia
Di dalam Ensiklopedia Indonesia menyatakan bahwa pengerjaan adalah pembuatan untuk 'demi kebaikan dalam terang individu keunggulannya adorasi untuk melihat atau mendengarnya.

3. Ki Hajar Dewantara
Ki Hajar Dewantara berpendapat, seni ialah kerajinan aktivitas manusia muncul dari hidupnya, dan perasaan yang mulia yang dapat mengetarkan jiwa jus manusia.

4. Achdiat Karta Mihardja
Achdiat Karta Mihardja berpendapat, seni ialah khusus gerakan yang mendalam manusia yang mencerminkan realitas dalam sebuah karya, struktur dan isina memiliki kemampuan untuk membawa keluar keterlibatan tertentu dalam domain dunia lain.

5. Prof. Drs. Suwaji Bastomi
Hal senada diungkapkan oleh Prof. Drs. Suwaji Bastomi bahwa seni ialah gerakan batin dengan pengalaman gaya yang dikomunikasikan dalam struktur yang mulia, memiliki kemampuan untuk memanggil perasaan keajaiban dan perasaan.

6. Drs. Sudarmaji
Drs. Sudarmaji berpendapat, seni ialah semua tanda-tanda seni internal dan pengalaman berselera memanfaatkan jalur media, pesawat, shading, komposisi, volume dan cahaya redup.

Dari anggapan dari atas dapat diduga bahwa pengerjaan adalah efek lanjutan dari kegiatan mental yang tercermin sebagai pekerjaan yang bisa memanggil emosi orang lain. dalam pengertian ini, khususnya yang menggabungkan latihan pengerjaan yang memberikan pekerjaan yang indah.


Arti umum seni berbagai macam keunggulan yang dibuat oleh manusia itu sendiri.

Cabang-Cabang Seni

Di antara penduduk asli seluruh dunia, dalam metodologi penciptaan imajinatif seni dapat dibagi menjadi lima (5) cabang antara lain:

a. Seni Rupa
Seni rupa ialah cabang seni cabang disebut dasar dengan pengerjaan visual. Hal ini karena ekspresi artistik teraba digambarkan melalui perasaan sight, garis, bidang, shading, ruang, redupnya dan cahaya.

b. Seni Musik
Istilah dapatkan dari musik Yunani, Mousikos. Kata ini didapat dari nama salah satu dari dewa Yunani bernama Mousikos. Mousikos diindikasikan sebagai tuan keunggulan dan ahli ekspresi dari pengalaman manusia dan ilmu. Musik dapat diuraikan sebagai arus keluar emosi yang dituangkan sebagai suara.Opa artikulasi diproduksi suara disebut musik vokal, sementara pernyataan dihasilakan melalui alat musik yang disebut instrumental.

c. Seni Tari
seni tari ialah seni keahlian yang dihasilakn pembangunan, pernyataan dan melakukan yang luar biasa. Pindahkan perkembangan bergabung dengan cadangan musik yang memikat dan memuaskan mata.

d. Seni Sastra
didapat dari penulisan bahasa Sansekerta, menulis. Su berarti menulis buku besar dan signifikan. Dengan cara ini, menulis berarti menyusun dialek yang memiliki sangat baik dan besar

e. Seni Drama
Drama berasal dari kata Yunani, dramas yang berarti kegiatan acara atau menunjukkan panggilan seseorang. Drama adalah pengerjaan sebuah menunjukkan yang ditampilkan sebelum sekelompok orang atau tahap dalam pentas.


Referensi: dari Buku Terampil Bermusik SMP dan MTS - Penerbit Oleh Pusat Perbukuan